Potensi Objek Watu Kapal Sebagai Destinasi Geowisata Di Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul

Authors

  • Fandika Agustiyar UPN Veteran Yogyakarta
  • Hendry Wirandok UPN Veteran Yogyakarta
  • Rois Naimudin UPN Veteran Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.53691/jpi.v17i1.139

Keywords:

Conservation, Education, Geology, Geotourism, Tourism

Abstract

Sitimulyo village has been known by the public with the tourist destination Watu Kapal. Watu Kapal object has an extraordinary attraction and potential to be developed into geotourism judging by the characteristics of geology, socio-cultural, educational values, conservation and creative economy of the community. This research aims to find out the potential of "Watu Kapal" as the development of geotourism objects. Methods used in the form of field surveys, qualitative and quantitative descriptions of research sites. The assessment was conducted with reference to Kubalikova (2013). The results of the study obtained a value of 63.5%, indicating that the object Watu Kapal has the potential to be developed into a geotourism object. In the development of geotourism objects to be more optimal, further research and infrastructure development is needed.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, R. K., Qadaryati, N., & ... (2021). Analisis Penilaian Situs Geologi Sebagai Peluang Pengembangan Geowisata di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 26(1). http://jurnalpariwisata.stptrisakti.ac.id/index.php/JIP/article/download/1443/229

Bachri, S. (2014). Pengaruh Tektonik Regional Terhadap Pola Struktur dan Tektonik Pulau Jawa. Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 15(4), 215–221.

Burkart, A. ., & Medklik, S. (1988). Tourism : past present and future. English Languange Book Society (ELBS) Heineman Profesional.

Cahyani, A. A., Suharwanto, & Astuti, F. A. (2020). Evaluasi Kesesuaian Lahan Kawasan Geowisata Tebing Breksi di Dusun Nglengkong, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian Ke, 33–45.

Dowling, R. K., & Newsome, D. (2010). Global geotourism perspectives (WoodeatonOxford (ed.)). Goodfellow Publishers Limited.

James J, S. (1987). Pariwisata Indonesia: Sejarah Dan Prosesnya. Kanisius.

Newsome, D. (2006). Geotourism. Elsevier Ltd.

Permadi, R. W. A. P., Hadian, M. S. D. H., Yustikasari, Nugraha, A., & Wulung, S. R. P. (2019). INVENTARISASI POTENSI GEOWISATA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA. Media Bina Ilmiah, 14(4), 2513–2520.

Putri, E. D. H. (2013). Pentingnya Menjaga Higiene Dan Sanitasi Di Lingkungan The Sahid Rich Hotel Yogyakarta. Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata, 4(2).

Richard Sihite. (2000). Tourism Industry. PT Pradya Paramita.

Sabon, V. ., Perdana, M. ., Koropit, P. ., & Pierre, W. (2018). Strategi peningkatan kinerja sektor pariwisata Indonesia pada Asean economic community. Esensi : Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 8(2), 163–167.

Santosa, L. W., & Adji, T. N. (2014). Karakteristik Akuifer Dan Potensi Airtanah Graben Bantul. Gadjah Mada University Press.

Septian, Y., Srikandi, W. O. E., Manyoe, I. N., Taslim, I., Umar, P. E., Salama, T. H., & Napu, S. S. S. (2019). Asesmen Nilai-Nilai Pariwisata Terhadap Fitur Geologi sebagai Pengembangan Geowisata Pesisir Selatan Gorontalo. Jurnal Azimut, 2(2), 146–154.

Silviany, A. . (2016). Upaya Provinsi Lampung Dalam Meningkatkan Wisatawan Mancanegara ke Teluk Kiluan Lampung. Universitas Pasudan.

Soebagyo, S. (2012). Strategi Pengembangan Pariwisata Di Indonesia. LIQUIDITY, 1(2), 153–158. https://doi.org/10.32546/LQ.V1I2.145

UNWTO. (2014). UNWTO Tourism Highlights. https://doi.org/https://www.e-unwto.org/doi/pdf/10.18111/9789284416226

Utomo, T., Yuwono, B., & Amarrohman, F. (2017). Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Dan Android Untuk Pemilihan Jalur Alternatif Menuju Tempat Pariwisata (Studi Kasus: Kota Wisata Cibubur Dan Jungleland, Kabupaten Bogor). Jurnal Geodesi Undip, 6(2), 1–11.

Published

2021-08-10

How to Cite

Agustiyar, F., Wirandok, H., & Naimudin, R. (2021). Potensi Objek Watu Kapal Sebagai Destinasi Geowisata Di Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Jurnal Pariwisata Indonesia, 17(1), 29–36. https://doi.org/10.53691/jpi.v17i1.139